KA Matarmaja Mogok di Terowongan, Penumpang Histeris

KABARBLITAR.com – Para penumpang Kereta Api (KA) Matarmaja, jurusan Jakarta-Malang, Selasa (14/12/2010) siang, dibuat panik luar biasa sesaat setelah KA yang ditumpanginya mendadak mogok.

Terowongan di Karangkates. foto: semboyan35

Betapa tidak, KA dengan nomor lokomotif CC 201-21 itu mogok dalam terowongan Pohgajih, yang berada di Bendungan Karangkates, Kecamatan Sumberpucung.

Karena terowongan buatan Belanda tahun 1913 itu memiliki panjang sekitar 100 meter, sehingga membuat suasana penumpang dalam KA kian mencekam. Para penumpang ada yang menangis dan berteriak-teriak. Maklum, KA itu terjebak dalam terowongan itu sampai satu jam lebih.

Sekitar pukul 10.29 WIB, KA baru bisa dikeluarkan dari terowongan setelah didatangkan lokomotif untuk mendereknya ke Stasiun KA Kepanjen. Tidak ada korban luka apalagi jiwa dalam peristiwa ini, namun penumpangnya sempat takut luar biasa.

“Memang terjadi mogok sehingga membuat kedatangannya terlambat beberapa jam. Semestinya, KA itu sudah tiba di Stasiun Kepanjen pukul 05.54 WIB atau paling lambat pukul 06.00 WIB. Namun karena ada masalah di tengah jalan, sehingga terlambat datang,” kata Wahyu S, Pemimpin Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Kepanjen, Selasa (14/12).

Soal penyebabnya, Wahyu S, belum bisa tahu pasti. Yang ia tahu, hanya karena mogok. Yang jelas, paparnya, KA itu berangkat dari Jakarta dengan tujuan Stasiun Kota Baru Malang. Namun ketika melintas di dekat Karangkates, tepatnya di dalam terowongan, mendadak mogok.

Salah seorang penumpangnya, Miskari Harianto (37), warga Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, menuturkan, saat itu KA baru meninggalkan wilayah Blitar. Namun begitu masuk wilayah Kabupaten Malang, mendadak KA itu langsung berhenti karena mesinnya langsung mati.

Penumpangnya langsung panik karena gelap. Apalagi di bawah terowongan itu diketahui sungai, yang sangat curam.

“Penumpang tak bisa berbuat apa-apa apalagi keluar dari KA. Iya kalau mogok di lokasi terbuka, para penumpang bisa lari ke luar KA. Namun karena mogok dalam terowongan, mereka hanya bisa menangis dan teriak-teriak,” tutur pria yang sering beprofesi sebagai Penggerah Jasa Tenaga Kerja ini. fiq

About these ads


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.